Posts

Showing posts with the label kesenian tradisional

MENGENAL LEBIH JAUH TENTANG LENGGER BANYUMASAN

Image
  oleh Yus Wong Banyumas Lengger Banyumasan merupakan salah satu cabang seni tari tradisional khas Banyumas yang hinga sekarang masih sangat populer. Banyak orang mengatakan kata “lengger” merupakan jarwo dhosok (kata bentukan) yang berarti diarani leng jebul jengger . Leng (lobang) adalah simbol gender perempuan dan jengger merupakan simbol gender laki-laki. Diarani leng jebul jengger maksudnya adalah dikira perempuan ternyata laki-laki. Ini karena penari yang tampak cantik luwes menari di atas pentas yang tampak seperti sosok wanita ternyata adalah laki-laki yang berdandan dengan kostum perempuan. Banyak orang bertanya-tanya kenapa saat ini yang mereka temukan kebanyakan pertunjukan lengger dilakukan oleh wanita tulen bukan laki-laki seperti pada jarwo dhosok penamaannya? Orang-orang pun mencari tahu. Yang dijumpai ternyata memang ada penari lengger berjenis kelamin laki-laki dan ada pula yang berjenis kelamin perempuan. Kenapa demikian? Fenomena ini terjadi sej...

KEMBANG GLEPANG: Guritan Banyumasan dalam Sajian Gendhing

Image
  oleh Yus Wong Banyumas Kembang Glepang lebih dikenal sebagai nama gendhing gagrag Banyumas. Aransemen musikalnya sangat pendek dan sederhana. Hanya berbentuk lancaran yang terdiri dari tiga gongan (baris) dan sajiannya tidak cyclic (berulang) seperti umumnya gendhing Jawa. Setiap satu kali rambahan (putaran) selesai maka gendhing akan berhenti. Hal ini disebabkan gendhing Kembang Glepang pada prinsipnya merupakan bentuk guritan (puisi Jawa). Isi guritan pada gendhing Kembang Glepang berupa persahabatan dua orang (pria dan wanita) yang saking akrabnya menjadi seperti saudara. Nama “kembang glepang” pada guritan diambil dari nama sejenis rumput yaitu rumput Glepang. Jenis rumput ini biasa tumbuh di pekarangan atau tegalan yang dianggap tidak bermakna. Sehingga sudah pasti dicabut karena dianggap sebagai rumput pengganggu tanaman inang. Guritan ini menggambarkan seseorang yang merasa tidak bermakna dalam pergaulan. Keduanya bertemu dan merasa saling membutuhkan s...