Friday, December 26, 2008

SERI KESENIAN LOKAL BANYUMAS: EBEG

Ebeg; seni tari tradisional dengan properti utama berupa kuda kepang, menggambarkan kegagahan prajurit berkuda dengan penari berjumlah delapan penari pria. Dalam pertunjukannya, ebeg biasanya dilengkapi dengan penari topeng yang disebut penthul (gecul) dan cepet (menakutkan) serta barongan (seperti sapi). Pada sebagian pertunjukan ebeg dilengkapi pula dengan sintren yaitu penari pria yang berdandan wanita di dalam sebuah kurungan. Semua pemain ebeg dalam pertunjukannya mengalami intrance. Musik pengiring ebeg disebut bendhe. Hingga sekarang calung masih berkembang di hampir seluruh wilayah kultur Banyumas.

Ebeg; seni tari tradisional dengan properti utama berupa kuda kepang, menggambarkan kegagahan prajurit berkuda dengan penari berjumlah delapan penari pria. Dalam pertunjukannya, ebeg biasanya dilengkapi dengan penari topeng yang disebut penthul (gecul) dan cepet (menakutkan) serta barongan (seperti sapi). Pada sebagian pertunjukan ebeg dilengkapi pula dengan sintren yaitu penari pria yang berdandan wanita di dalam sebuah kurungan. Semua pemain ebeg dalam pertunjukannya mengalami intrance. Musik pengiring ebeg disebut bendhe. Hingga sekarang calung masih berkembang di hampir seluruh wilayah kultur Banyumas.

No comments: