Saturday, May 17, 2008

PEMENTASAN CALUNG PADEPOKAN SENI BANYU BIRU

Pementasan Calung oleh Padepokan Seni Banyu Biru
Calung sebagai salah satu jenis musik tradisional yang merupakan representasi identitas kebudayaan Banyumas masih tumbuh subur di Kabupaten Banyumas dan sekitarnya. Salah satu kelompok kesenian yang terus berusaha mengembangkan musik ini adalah Padepokan Seni Banyu Biru yang bermarkas di Desa Plana, Kecamatan Somagede, Kabupaten Banyumas. Kelompok seni yang satu ini mengembangkan calung baik dalam konsep garap tradisional maupun kontemporer.
Gambar di atas adalah salah satu pementasan Padepokan Seni Banyu Biru di auditorium RRI Jakarta pada tanggal 26 April 2008 yang lalu. Pada kesempatan itu ditampilkan sajian calung versi garap tradisional. Versi garap kontemporer yang saat ini sedang diproyeksikan adalah sajian calung untuk keperluan musikalitasi pada produksi film.
Pada tahun 2008 sedang direncanakan padepokan seni ini terlibat pada pembuatan empat buah film sekaligus; 3 (tiga) buah film dokumenter tentang lengger lanang, ebeg dan ujungan, serta satu buah film layar lebar tentang lengger lanang. Pembuatan film tersebut melibatkan berbagai komponen seperti Jaringan Kerja Film Banyumas (JKFB), Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Banyumas, Balitbangtelarda Kabupaten Banyumas serta para pekerja film dari Purbalingga, Jakarta dan Yogyakarta.

Pementasan Calung oleh Padepokan Seni Banyu Biru
Calung sebagai salah satu jenis musik tradisional yang merupakan representasi identitas kebudayaan Banyumas masih tumbuh subur di Kabupaten Banyumas dan sekitarnya. Salah satu kelompok kesenian yang terus berusaha mengembangkan musik ini adalah Padepokan Seni Banyu Biru yang bermarkas di Desa Plana, Kecamatan Somagede, Kabupaten Banyumas. Kelompok seni yang satu ini mengembangkan calung baik dalam konsep garap tradisional maupun kontemporer.
Gambar di atas adalah salah satu pementasan Padepokan Seni Banyu Biru di auditorium RRI Jakarta pada tanggal 26 April 2008 yang lalu. Pada kesempatan itu ditampilkan sajian calung versi garap tradisional. Versi garap kontemporer yang saat ini sedang diproyeksikan adalah sajian calung untuk keperluan musikalitasi pada produksi film.
Pada tahun 2008 sedang direncanakan padepokan seni ini terlibat pada pembuatan empat buah film sekaligus; 3 (tiga) buah film dokumenter tentang lengger lanang, ebeg dan ujungan, serta satu buah film layar lebar tentang lengger lanang. Pembuatan film tersebut melibatkan berbagai komponen seperti Jaringan Kerja Film Banyumas (JKFB), Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Banyumas, Balitbangtelarda Kabupaten Banyumas serta para pekerja film dari Purbalingga, Jakarta dan Yogyakarta.

4 comments:

Wayang Kulit said...

Pecinta Wayang Kulit, Aneka gagrak, aneka lakon, aneka dalang monggo silakan buka ;

www.javawayang.com

Salam Wayang,
Hartono

Ifan said...

ana sing ngerti ? nggolet cd calung sing apik sing produksine sapa, judule apa. wingi adhiku olih tapi cepet banget rusak, soale BAJAKAN - tuku nang perja. Nek nang wilayah bekasi cikarang ana ora ya kira kira ??
info meng : irevianto@googlemail.com

Ifan said...

Nggolet kaset cd/dvd calung sing apik judule apa, produksine sapa ?
info maring : irevianto@googlemail.com

Ifan said...

Nggolet kaset cd/dvd calung sing apik sing produksine sapa, judul albume apa. aku ditukokna adi ku nang perja pas tekan cikarang ora let suwe rusak (bajakan sich)